Kompetensi Komunikasi Penyandang Kanker Serviks Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Kesehatan Di Jawa Barat
Abstract
Kanker serviks adalah menyakit yang paling menakutkan bagi perempuan disamping kanker payudara. Diperlukan kompetensi untuk dapat mengelola pikiran dan tindakan bagi penyandangnya untuk bisa survive dan menikmati kualitas hidup yang baik. Diantara kompetensi yang diperlukan oleh penyandang kanker serviks adalah kompetensi komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi komunikasi penyandang kanker serviks yaitu bagaimana mereka melakukan pencarian informasi, penetapan informasi dan pengujian informasi. Dengan pendekatan fenomenologis melalui wawancara mendalam terhadap 8 orang penyandang kanker serviks yang berasal dari Bandung, Karawang, Bekasi, Cirebon, Indramayu dan Pangandaran diketahui bahwa pencarian informasi penyandang kanker serviks yang berasal dari daerah luar Bandung terkendala oleh tingkat pendidikan, akses terhadap informasi, lingkungan yang meliputi keluarga dan tetangga. Sedangkan penetapan informasi melalui kemampuan mengungkapkan rasa sakit dan gejala sakit biasanya terkendala oleh literasi kesehatan diantaranya kemampuan berbahasa verbal. Pengujian informasi yang ditunjukkan dengan kemampuan mengulang pernyataan pihak medis biasanya terkendala latar belakang pendidikan diataranya kesulitan mengenali dan memahami istilah teknis dan medis. Diperlukan intervensi dari dari berbagai pihak, seperti bidan desa, kader kesehatan, pemerhati kesehatan dan akademisi dalam membantu penyandang kanker serviks dapat meningkatkan kompetensinya berkomunikasi dengan pihak medis sehingga dapat memperoleh kualitas hidup yang lebih baik.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.81
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)