Jurnalisme di Era Tsunami Informasi: Studi Kasus Harian Kompas
Abstract
Tsunami informasi merupakan salah satu dampak dari perkembangan teknologi yang terjadi saat ini. Mudahnya produksi serta penyebarluasan informasi oleh siapa saja, yang dulu menjadi tugas utama jurnalisme, membuat jurnalisme harus meredefinisi peran dan fungsinya. Harian Kompas, salah satu media masa terbesar di Indonesia pun, tak luput dari masalah tersebut.
Penelitian studi kasus bersifat kualitatif deskriptif ini mencoba mendeskripsikan bagaimana Harian Kompas menjawab tantangan tsunami informasi dengan meredefinisi peran dan fungsi jurnalisnya, serta menyiapkan jurnalisnya dalam menghadapi era tsunami informasi ini.
Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa bagi Harian Kompas, esensi jurnalisme sebagai pembawa kebenaran tidaklah berubah, hanya perlu dilengkapi dengan beberapa hal seperti memberi konteks, memberi konfirmasi, membawa pengalaman kepada masyarakat, serta menunjukkan arah. Selain itu Harian Kompas juga berusaha untuk menyadari perubahan, melakukan pembaruan kemampuan, serta menanamkan nilai jurnalisme sebagai upaya menyiapkan jurnalisnya dalam menghadapi era tsunami informasi.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.70
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)