Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Keluarga Berbeda Suku dengan Masyarakat Sekitar di Bandung
Abstract
Bahasa merupakan alat atau media untuk berkomunikasi dan berperan dalam pertumbuhan peradaban manusia. Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila memiliki bahasa Indonesia yang berkedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. Pluralisme bangsa dan fenomena pernikahan antar suku serta banyaknya bahasa daerah menjadikan keluarga di Indonesia perlu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia. Sistem kekerabatan dalam keluarga dalam berbahasa yang berorientasi pada Bapak atau Ayah apakah masih berlangsung sampai saat ini yang menjadikan peneliti untuk mencari data dan fakta dengan tujuan untuk mencari tahu apa dan bagaimana bahasa Indonesia digunakan dalam berkomunikasi di keluarga berbeda suku dan hidup berdampingan dengan masyarakat sekitar di kota dengan bahasa daerah yang berbeda. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Subjek penelitian adalah tiga keluarga di kota Bandung dan dua keluarga di kota Cimahi dengan latar suku Jawa, Sunda, Batak, dan Padang. Hasil penelitian kelima keluarga baik di kota Bandung maupun Kota Cimahi menunjukkan bahwa bahasa Indonesia digunakan sebagai alat berkomunikasi baik antar keluarga maupun dengan masyarakat sekitar. Mereka menggunakan bahasa Indonesia bertujuan untuk memudahkan komunikasi dan terkadang menggunakan bahasa daerah Sunda ketika berinteraksi dengan masyarakat sekitar dengan berpedoman pada “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Perlunya pendidikan terus menerus dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar terutama untuk logat atau dialek tiap-tiap asal bahasa daerahnya.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.50
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)