Media Sosial Youtube sebagai Sarana Membentuk Citra Diri (Studi Kasus Personal Branding Laurentius Rando )
Abstract
Perilaku buruk bisa membentuk citra diri seseorang menjadi negatif di mata orang lain. Untuk itu, dibutuhkan personal branding sebagai upaya membentuk citra yang positif dan menarik perhatian orang lain. Perilaku buruk pernah dilakukan oleh Laurentius Rando karena telah menjual gift dari fans yang dengan loyal mendukungnya sebagai YouTuber. Untuk dapat membentuk citra diri yang postitif, Rando perlu melakukan personal branding yang baik di media sosial khususnya YouTube. Membangun personal branding membutuhkan proses yang panjang dan tidak mudah sampai suatu potensi atau keahlian melekat pada dirinya. Proses personal brand Laurentius Rando telah berjalan selama tujuh tahun, yaitu pada tahap awal dimulai dari tahun 2010–2013, dan tahap proses lanjutan yang dimulai pada tahun 2014 hingga 2017. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan paradigma konstruktivis dan pendekatan kualitatif ini diketahui bahwa Laurentius Rando belum mendapatkan hasil yang efektif dari personal branding yang telah dibangun, sebab masih ada persepsi negatif terhadapnya. Hal ini disebabkan karena Rando mendapat beberapa hambatan dalam proses pembentukan citra dirinya yang berasal dari dua hal, yaitu: faktor eksternal (haters) dan faktor Internal (perilaku Rando sendiri).
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.73
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)