Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultural di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupeten Lamongan
Abstract
Desa Balun merupakan salah satu desa di Kabupaten Lamongan dengan mayoritas warganya beragama Islam namun bersikap terbuka bagi pendatang yang beragama Kristen dan Hindu. Hal ini tidak terlepas dari sejarah Kerajaan Blambangan pada abad ke-16 yang memiliki seorang raja mualaf yang bernama Raja Tawang Alun yang belajar Islam kepada Sunan Giri IV atau Sunan Prapen di Lamongan. Melalui proses adaptasi selama 50 tahun terakhir, Desa Balun kini dengan Desa yang penuh toleransi dan diantara penduduknya saling menghormati meski agamanya berbeda. Proses komunikasi lintas budaya yang terjadi selama puluhan tahun diantara warga penganut agama Islam dengan penganut agama Hindu dan Kristen yang menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat Desa Balun dapat hidup berdampingan satu sama lain. Masyarakat Desa Balun dikenal memiliki kearifan lokal yang memberikan ruang untuk bersikap toleran terhadap perbedaan agama dan kepercayaan sepanjang mereka menghormati perbedaan agama dan keyakinan diantara mereka. Penelitian mengenai komunikasi lintas budaya masyarakat muslim di Desa Balun dalam masyarakat multikultural di Kabupaten Lamongan ini menggunakan metodologi kualitatif. Metode analisis penelitian yang digunakan adalah analisis fenomenologi berdasarkan metode, data, dan triangulasi sumber. Sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan berupa obsevasi, wawancara mendalam. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa komunikasi lintas budaya masyarakat muslim di Desa Balun yang didasarkan pada berbagai prinsip-prinsip kearifan lokal dalam budaya Jawa, agama Islam, Hindu dan Kristen yang diwujudkan melalui sikap saling menghormati, bekerjasama dan bergotong royong dengan semua kelompok masyarakat tanpa membedakan latar belakang budaya dan agama berhasil menghindarkan konflik yang biasanya terjadi dalam suatu masyarakat multikultural.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.41
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)