Komunikasi Keluarga Masyarakat Urban
Abstract
Tugas mendidik anak, tidak hanya tugas pendidik di sekolah, namun juga orangtua. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang baik dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan bagaimana gambaran permasalahan komunikasi keluarga masyarakat urban dan sekaligus untuk memberikan rekomendasi sebagai saran perbaikan. Menggunakan pendekatan fenomenologi, penulis menemukan beberapa gambaran permasalahan komunikasi masyarakat urban di kota Jakarta. Pertama, masalah penanaman nilai dan sikap anak dalam belajar dirumah terutama dalam menunaikan kewajiban sholat lima waktu. Kedua, peran pengasuhan ayah yang kurang dalam keluarga. Ketiga, komunikasi yang tidak harmonis antara ibu dan ayah seputar pengasuhan, yang berimbas terhadap gaya pengasuhan. Keempat, masalah keluarga kontemporer seperti narkoba dan perceraian. Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis memberikan rekomendasi untuk membangun komunikasi afektif kepada anak, melalui enam cara. Pertama, berkata dengan perkataan yang benar kepada anak. Kedua, berkomunikasi dengan perkataan yang baik kepada anak. Ketiga, berkomunikasi dengan perkataan yang lembut kepada anak. Keempat, berkomunikasi dengan perkataan yang pantas untuk usia anak. Kelima, berkomunikasi dengan hal yang membekas kepada jiwa anak. Keenam, Berkata dengan tutur kata yang mulia dan penuh penghormatan kepada anak.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.24
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)