Komunikasi Pemerintah Daerah Berkaitan dengan Kawasan Lindung Karst Citatah-Rajamandala Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat

Ade Kadarisman, Yustikasari Yustikasari

Abstract


Issu perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kebencanaan rasanya tidak pernah akan habis untuk dibahas, karena persoalan krisis ekologi di Indonesia khususnya Jawa Barat masih terus terjadi. Berdasarkan Pasal 14 Peraturan Daerah Provinsi Jabar No. 2 Tahun 2002 telah mengatur setiap perencanaan pengembangan wilayah pada kawasan yang ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Alam Geologi, Kawasan resapan air dan kawasan karst wajib mendapatkan pertimbangan geologi dari Dinas terkait. Namun hingga sekarang, kawasan ini masih menjadi kawasan penambangan kapur. Fenomena ini menjadi menarik untuk dikaji lebih dalam dari sisi komunikasi lingkungan dan kebijakan. Bagaimana kebijakan komunikasi Pemerintah Daerah mengenai kawasan lindung Kars Citatah Kabupaten Bandung Barat, bagaimana pemerintah mengkomunikasikan Peraturan Pemerintah mengenai Kars Citatah sebagai kawasan Lindung, pola komunikasi kebijakan Pemerintah Daerah pada kawasan ini, dan evaluasi dari pola komunikasi Pemerintah Daerah dalam penerapan kebijakan kawasan Lindung Karst Citatah. Peneliltian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus-deskriptif. Analisis penelitian yang digunakan adalah studi kasus berdasarkan metode, data, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah mengeluarkan Peraturan Bupati No 7 Tahun 2010 tentang Perlindungan Kawasan Situs Gua Pawon dan Lingkungannya yang bertujuan untuk menjaga dan melindungi serta mengeliminir perusakan sumber daya alam, situs purbakala yang terdapat pada kawasan topografi kars Citatah-Rajamandala. Selain itu Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Pertambangan (DBMSDAP) Kabupaten Bandung Barat telah mengeluarkan larangan aktivitas penambangan di tujuh titik kawasan lindung Karst Citatah yakni Goa Pawon, Gunung Masigit, Gunung Pabeasan, dan Gunung Hawu, Gunung Karang Panganten dan Gunung Manik.      


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.2

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi



 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats