Komunikasi Keteladanan Dan Nilai-Nilai Adat Masyarakat Melayu
Abstract
Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana masyarakat melayu Palembang dalam mewariskan budaya kepada anak. Sebagai bentuk komunikasi keteladanan, tentunya masyarakat Melayu memiliki banyak petuah atau wejangan untuk generasi penerusnya. Misalnya saja ketika mendengarkan lagu-lagu daerah Sumatera Selatan, dengan nuansa petikan gitar dan seolah seseorang sedang membacakan gurindam atau pantun, disitulah tersirat nilai-nilai filosofis yang mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Etos kerja juga ditunjukkan dengan semangat “begoyor bae” (dilakukan saja atau mengalir saja) atau dalam pandangan orang Jawa etos kerja yang demikian digambarkan dengan “alon-alon asal kelakon”. Inti dari hidup dalam sistem gagasan orang melayu adalah ‘tindakan’ atau ‘perbuatan’. Manusia yang hidup diartikan sebagai menusia yang bertindak atau berbuat. Berdasarkan pengertian ini maka nilai manusia akan ditentukan oleh perbuatan yang dia lakukan dalam hidupnya.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.125
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2018 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)