Asesmen Guru Sekolah Dasar terhadap Kreasi Media Pembelajaran Bahasa Sunda Berbasis Audio

Efi Fadilah, Pandan Yudhapramesti, Nuryah Asri Sj

Abstract


Bahasa asli merupakan aset budaya bernilai tinggi karena mencerminkan keunikan cara pandang sebuah sistem budaya mengenai dunia. Sayangnya menurut catatan UNESCO, ratusan dari sekitar  6000 bahasa asli di dunia telah lenyap, sementara hampir 50% dari bahasa yang digunakan penduduk dunia saat ini menanti kepunahan karena tergerus arus globalisasi dan minimnya usaha pelestarian. Meski bahasa Sunda belum termasuk kategori “terancam punah”, namun kita patut waspada karena sejumlah penelitian menunjukkan tren penggunaan Bahasa Sunda cenderung turun. Demi mendukung usaha pelestarian, kami bermaksud mengembangkan media pembelajaran Bahasa Sunda berbasis audio untuk jenjang sekolah dasar melalui penelitian pengembangan (R&D). Artikel  ini menyajikan hasil tahap awal penelitian tersebut berupa masukan dari para wali kelas sekolah dasar di Kecamatan Jatinangor terkait kendala, pemanfaatan sumber dan media pembelajaran dalam pembelajaran Bahasa Sunda. Para guru pada dasarnya sangat membutuhkan media pembelajaran yang menarik, mudah diakses dan sederhana pengoperasiannya. Para guru menyambut antusias rancangan media audio yang ditawarkan dengan beberapa masukan terkait isi, kemasan, dan platform distribusi. Para guru juga menunjukkan minat untuk berkolaborasi dan berpartisipasi dalam pengembangan media beserta kontennya. Masukan dari para guru selanjutnya menjadi acuan dalam pengembangan media pembelajaran Bahasa Sunda berbasis audio sesuai rancangan yang ada.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.116

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi



 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats