Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi And Sipattokong As Falsafah And Value Of Local Etnic Bugis (Intercultural Communication Studies Of Bugis Perantau In Palu Central Sulawesi)
Abstract
Etnik Bugis adalah salah satu etnik yang terkenal dengan jiwa perantau. Dalam perantaunnya etnik Bugis dibekali falsafah diantaranya sipak atau, sipak ainge, sipak alebbi dan sipatok k ong dalam berinteraksi dengan masyarakat setempat di mana etnik Bugis tersebut merantau. Penelitian dilakukan di Kota Palu Sulawesi Tengah dengan pertimbangan Kota Palu merupakan salah satu destinasi rantau etnik Bugis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemaknaan sipak atua, sipakainge, sipakalebbi dan sipatokk ong dalam komunikasi antarbudaya bagi perantau Bugis yang ada di Kota Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk melukiskan dan menggambarkan secara sistematis fakta dan fenomena yang berkaitan dengan pemaknaan sipak atua, sipakainge, sipakalebbi dan sipatok k ong sebagai falsafah dan pegangan nilai etnik Bugis dalam komunikasi antarbudaya di Kota Palu dengan metode penelitian wawancara mendalam dan observasi untuk memperoleh data di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan sipak atau, sipak ainge, sipak alebbi dan sipatokkong bagi perantau Bugis di Kota Palu adalah; 1) sebagai bentuk pappaseng atau pesan, dalam rangka perwujudan saling menghargai dan menghormati dengan berbagai etnik yang ada di Kota Palu; 2) menjadi sandaran sekaligus pegangan dalam berinteraksi dengan berbagai latarbelakang etnik; 3) konsep dasar kehidupan masyarakat Bugis untuk senantiasa hidup rukun dan damai, memelihara sekaligus memperkokoh tali persaudaraan; 4) sebagai landasan normatif bagi masyarakat Bugis dalam berperilaku.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v1i1.101
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2017 Prosiding Konferensi Nasional Komunikasi
Indexed by:
View My Stats




.png)